Minggu, 11 Juli 2010

Bayi Lebih Sehat dengan Musik



img
Dok. : Thinkstock
Musik tak hanya bisa menghibur. Bagi bayi, musik memiliki manfaat yang cukup besar. Misalnya meningkatkan kesehatan mereka. Sebuah penelitian membuktikannya.

Musik dapat meningkatkan detak jantung serta pernapasan bayi yang baru lahir. Musik pun dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit sang bayi.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa musik dapat membantu jantung memompa oksigen ke seluruh tubuh sang bayi.

Sang peneliti, Dr Manoj Kumar dari Universitas Alberta-Kanada, mengungkapkan bahwa musik dapat meringankan penderitaan bayi yang lahir prematur saat diberikan tindakan medis. Menurutnya musik jauh lebih baik dari pemakaian obat-obatan pengurang rasa sakit.

Selain itu, dengan musik, bayi menjadi lebih tenang. Pertumbuhan mereka menjadi lebih baik. pada bayi-bayi prematur, penambahan berat badan mereka menjadi lebih cepat.

Amelia Ayu Kinanti - wolipop

Label: , , ,

Rabu, 07 Juli 2010

Kak Seto: Minimnya Lagu Anak-anak Harus Cepat Diatasi


AT Mahmud (dok.kroscek)


Meninggalnya pencipta lagu anak AT Mahmud mengingatkan betapa minimnya lagu anak-anak sekarang. Anak-anak sekarang lebih hafal lagu orang dewasa daripada lagu anak. Masalah ini harus segera diatasi.

Ketua Komnas Perlindungan Anak sekaligus pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto gelisah dengan minimnya lagu anak. Ia sempat memperbincangkan kegelisahan tersebut dengan AT Mahmud sebelum maestro pencipta lagu anak itu meninggal.

"Harus cepat diatasi," kata Kak Seto saat dihubungi detikhot via ponselnya, Rabu (7/7/2010). Kak Seto juga mempunyai kegelisahan yang sama seperti yang dirasakan almarhum AT Mahmud.

Rencananya Kak Seto akan membuat penyuluhan untuk mengurangi dampak dari anak-anak menyanyikan lagu orang dewasa."Ya segera ada. Saya akan berikan penyuluhan. Mudah-mudahan kita bisa bersinergi dengan lagu anak-anak," jelas Kak Seto.

Pria berkacamata ini pun mengimbau media agar ikut bertanggung jawab dengan ikut gencar memberitakan lagu anak-anak. Bila media massa banyak memberitakan lagu dewasa maka informasi yang diperoleh anak-anak pun lebih banyak tentang lagu dewasa.

"Karena dari media massa, anak-anak mencari informasi tentang lagu itu," ujar Kak Seto.


Fakhmi Kurniawan - hotMusic

Label: , , , ,

'Idola Cilik' Bantah Hanya Menjual Lagu Dewasa




Banyak pihak yang menuding jika kontes 'Idola Cilik' lebih menjual lagu orang dewasa dibandingkan dengan lagu anak-anak. Namun produser acara kontes menyanyi untuk anak-anak itu membantah tudingan tersebut.

Menurut Produser Eksekutif 'Idola Cilik', Maria E. Febryani, acara idola cilik tidak hanya menjual lagu orang dewasa karena lagu-lagu yang dibawakan para peserta pun banyak terdapat lagu anak-anak. Namun lagu yang dibawakan dalam kontes tersebut dikombinasikan dengan lagu yang sedang menjadi tren saat ini.

"Ada peserta yang nyanyi lagu 'Bintang Kecil' dikombinasi sama lagu 'Bintang di Surga' Peterpan, ada yang membawakan lagu 'Ibu Pertiwi' juga. Jadi jangan hanya ditonton setengah-setengah, justru 'Idola Cilik' mengingatkan lagu-lagu itu," ujar Maria saat dihubungi detikhot via telepon, Rabu (7/7/2010).

Timbul keprihatinan di kalangan masyarakat kalau anak-anak saat ini lebih mengenal lagu orang dewasa dibandingkan lagu anak seumuran mereka. Kontes 'Idola Cilik' pun diharapkan bisa mengingatkan anak-anak terhadap lagu yang sesuai dengan umur mereka.

"Jadi bukan lagu cinta untuk orang dewasa, tapi cinta secara universal yang bisa diimplementasikan ke orangtua, teman," tambahnya.

Adhie Ichsan - hotMusic

Label: , , , ,